
Menuliskan kisah hidup seorang ulama, pemimpin, dan pejuang umat bukan sekadar merekam jejak sejarah penanggalan. Lebih dari itu, ini adalah upaya merawat sanad keteladanan agar cahayanya tetap menuntun generasi hari ini dan masa depan. KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) bukan sekadar figur pemimpin di jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Beliau adalah jembatan yang menghubungkan kemurnian tradisi pesantren Tebuireng dengan kedinamisan tantangan zaman modern. Di dalam diri beliau, kita melihat bagaimana ketegasan prinsip berpadu serasi dengan kesantunan dan kesejukan sikap, serta bagaimana visi besar organisasi dijalankan dengan ketulusan khidmah seorang santri. Buku ini hadir untuk memotret perjalanan panjang tersebut. Mulai dari masa-masa awal beliau menimba ilmu, dedikasi beliau dalam mengasuh Pesantren Tebuireng, hingga amanah besar memimpin jam'iyah NU di Jawa Timur yang di dalamnya juga terdapat tentang gagasan, kisah, perjuangan dan inspirasi dari sosok Gus Kikin. Buku ini mengajak kita untuk menyelami falsafah hidup, gaya kepemimpinan yang merangkul, serta komitmen kebangsaan Gus Kikin yang kokoh.